Identitas?

 

Identitas bukan sekedar nama saja. Tetapi lebih menunjukkan ke khasan dan ciri atau keadaan khusus dari sesuatu itu. Identitas seorang individu dapat kita ketahui dari pergaulan dalam kesehariannya. Pernah saya mendengar “kita bisa sedikit tahu dan mengenal seseorang dari facebook, blog, twiiter, dll.” Namun bagi sebagian orang mengetahui dan mengenal betul identitas orang lain tidaklah mudah. Mengenal orang lain memerlukan rasa dan pengertian. Rasa itu datang dari hati sedangkan pengertian itu dari pikiran. Ketika kedua hal tersebut menyatu maka disitulah kita mengatakan “ya saya kenal”.

Untuk menunjukkan identitas kepada orang lain kita tidak perlu menipu. Nama bisa kita berikan secara sadar. “Ya nama saya Krisma”. Akan tetapi penilaian rasa dan pengertian yang didapat lawan kita melalui kesan juga sangat penting, hal itu menunjuk pada identitas yang lain. Baik yang disadari maupun tidak disadari oleh pemilik identitas, setiap keputusan, perkataan, perbuatan dan tujuan dapat membuat orang lain mengenal siapa kita.

Bagaimana kita ingin orang lain mengenal kita?

Identitas bagi suatu kelompok.

Suatu kelompok akan dikenal baik ketika ada hal-hal baik yang ditunjukkan. Akan lebih baik ketika suatu kelompok memiliki tujuan yang jelas terlebih dahulu, dari pada menentukkan nama suatu kelompok. Dengan menentukan arah dan tujuannya maka terbentuklah suatu gambaran. Ketika maksud dan tujuan suatu kelompok belum ditentukan maka hanya akan berlalu begitu saja, tidak ada kesinambungan. Kelompok tersebut hendaknya terus menunjukkan eksistensi dan perannya.


About this entry